Bismillahirrahmaanirrahiim
Bagian kedua dari Metode Menghafal Al Quran Al Badari adalah Rantai Neuron Bipolar (RnB).
Prinsip dasarnya sama dengan
metode jari quran sebelumnya. Yaitu, menghafal Al-Quran per lima ayat. Hanya saja kali ini menggunakan alat bantu berupa diagram neuron bipolar. Terdiri dari dua lingkaran kosong yang berjarak dan dihubungkan oleh sebuah garis, seperti gambar di bawah ini:

Untuk sementara anggap lingkaran merah di tengah itu tidak ada. Tetapi sekedar pengenalan, satu set neuron bipolar ini melambangkan lima ayat yang dihapal. Dengan ayat satu lingkaran paling kanan, ayat dua pada tombol merah paling kanan dan seterusnya.
Untuk menggunakan metode ini yang anda butuhkan adalah Kertas, dan alat tulis (pensil, pulpen, atau spidol).
MEtode menghafal dilakukan dengan melakukan simulasi seolah-olah kita mencoba mengirimkan sinyal/impulse dari satu soma atau nukleus yang diwakili oleh lingkaran kanan, ke lingkaran kiri melalui garis dendrit/akson. Diagram memang tidak benar-benar mirip dengan bentuk neuron bipolar pun juga cara kerja.
Kita coba dengan menghafal An-Naba ayat satu sampai dengan lima. Ambil secarik kertas putih, dan sebuah pensil. Gambarkan satu set neuron bipolar.

Kemudian tulis kepala ayat 1 pada lingkaran kanan, dan kepala ayat 5 pada lingkaran kiri sambil melafalkan kedua ayat pada saat menuliskannya di masing-masing lingkaran.
ayat 1 tuliskan kata 'amma pada kotak kanan sambil melafalkan ayat satu dari An-Naba : 'amma yatasaa aluuun:

Kemudian tuliskan kepala ayat kelima sambil dilafalkan:"tsumma kallaa saya'lamuuun"

Setelah itu kita akan mendapatkan satu set RnB ayat 1-5 seperti gambar di bawah ini

Nah untuk memulai menghafal dan memperkuat hafalan kita mulai dengan menggerak-gerakkan pensil/pulpen di lingkaran pertama, selama mengulang-ngulang bacaan terus lingkari lingkaran hingga mengerang, ini akan membantu proses input dalam memori otak karena tidak hanya menggunakan suara tetapi juga gerak dan penglihatan (terutama jika kita menggunakan spidol warna). Lakukan hal itu untuk ayat 2. Ketika mulai membaca ayat kedua, gerakkan pensil serong vertikal ke kiri seperti gambar ini sambil melafalkan ayat ke dua.

Pada puncak buatlah tombol kecil dengan memutar-mutarkan pena sambil melafalkan ayat kedua. KEtika bergerak ke ayat ketiga arahkan secara serong vertikal ke bawah sambil membaca, dan membuat lingkaran kecil pada puncaknya (biru).

Lakukan langkah-langkah yang sama sehingga satu set lima ayat pertama ini selesai dihafal.

Di akhir anda akan mendapatkan satu rangkaian RnB yang sudah rampung dihafal seperti ini

Penggunaan metode ini sangat menyenangkan karena anda bisa melakukan berbagai variasi, dan inovasi. Anda bisa menghafal dari akhir ayat setelah menghafal seperti cara di atas. Bisa juga kemudian dengan memberikan nomor ayat sambil melafalkannya.

Kemudian ketika mengulang Anda bisa melingkari nomornya.

Anda juga punya banyak pilihan ketika memberi nomor, bisa dilakukan dengan pelafalan secara random. Memperkuat struktur hafalan, letak-letak ayat dengan cara ini.

Melingkari secara random juga bisa memperkokoh hafalan.

Pada dasarnya prinsip menghafal Al-Quran adalah pengulangan berkali-kali. Kelebihan metode ini adalah memberikan banyak cara yang menyenangkan dalam melakukan proses pengulang-ulangan tersebut. Sehingga hafalan yang mantap tidak mudah lupa bisa dicapai dengan cara yang kreatif dan menyenangkan.
Setelah berhasil menghafal lima ayat set pertama, mulailah menghafal yang lainnya. Perpaduan antara menggunakan teknik RnB dan Teknik Jari bisa membantu memperkuat hafalan. Keduanya punya kelebihan masing-masing. Untuk teknik jari Anda tak membutuhkan alat bantu, dan bisa dilakukan di mana saja. Saya sendiri kalau sedang bepergian lebih suka menggunakan teknik jari. Ketika di rumah atau di kantor, menggunakan kertas-kertas bekas saya gunakan teknik RnB ini. Selamat mencoba semoga bermanfaat.
Saya mengattach beberapa file penjelasan dalam tulisan tangan.
Anda juga bisa menggunakan contoh pada PapanRnB-RGB A4 silahkan print dan perbanyak untuk keperluan Anda sendiri.
MAsukan, dan saran serta testimoni sangat diharapkan untuk mengembangkan teknik ini, sehingga semakin banyak orang yang bisa mendapatkan manfaat darinya. Semoga jadi amalan jariyah yang diridhoi Allah. Allahumma Amin.
